Dari Mimbar Jumat hingga Panggung Politik

Rasulullah saw. memberikan contoh berkhutbah yang berkwalitas. Mata memerah dengan nada tinggi dan sikap tubuh yang menyiratkan gelora dan ambisi. Demikian secara ringkas kesan saya atas sejumlah keterangan.

Ceramah agama pun hingga kini telah melampaui sejarah panjang. Bberagam netode penyampaian telah dilakukan mulai metode ceramah hingga komunikatif. Ada yang cocok untuk satu tempat namun tidak cocok di tempat yang lain.

Panggung politik pun tidak luput dari fenomena ini. Beragam karakter politisi telah tampil di panggung perpolitikan. Ada yang bertutur lembut dan ada yang garang melebihi berandalan. Semua ini mewarnai kehidupan soasial budaya bangsa.

Ada tren yang hampir sama untuk kalangan bawah mengenai kesukaan kepada sosok pemimpin dan gaya konunikasinya. Pemimpin yang memiliki citra positif sebelum pentas di panggung politik lebih disukai dari pada yang namanya langsung muncul tanpa kontribusi sebelumnya.

Selanjutnya, gaya komunikasi politisi yang tenang, mengedepankan ilmu dan akhlaq lebih disukai dari pada politisi yang menggebu-gebu dan bicara tidak dengan memilih kata-kata yang sopan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel