Berburu Tarif Murah Meize Hotel Bandung

Berawal dari cerita teman tentang adanya lowongan kerja (loker) Meize Hotel Bandung, sebuah hotel modern yang sedang mencari karyawan. Akhirnya saya pun menghubungi teman yang sedang mencari pekerjaan. Ia sendiri bukan lulusan perhotelan. Dan hasilnya anda tahu, bukan?

Tinggalkan cerita kelabu di atas. Mari menyimak cerita berikutnya tentang hotel ini. Sesaat setelah mengantar teman saya ke Meize Hotel Bandung, saya pun mendapatkan undangan ke sebuah acara pernikahan.

Baca juga Pesona Crowne Plaza Bandung Hotel Mewah Bintang 5 di Kota Kembang Bandung

Berburu Tarif Murah Meize Hotel Bandung
Meize Hotel Bandung


Lokasi wedding dilaksanakan di Tamansari tidak jauh dari Kampus UNISBA. Sebelum sampai di lokasi saya tiba di jalan RE Martadinata yang lebih dikenal dengan jalan Riau. Alasan saya melewati jalan itu karena ada yang harus saya ambil dari seorang kawan di Gedung MUI Kota Bandung.

Sesampainya di Gedung MUI ternyata kawan tadi mengatakan bahwa saya harus kembali dan berputar arah ke Meize Hotel Bandung. Ternyata beliau sedang ada acara di sana. Sesampainya di sana saya langsung melakukan Miss Call.

Ia pun keluar dan menyerahkan kalender Gontor yang langsung saya masukkan ke dalam tas. Ketika saya mau pamitan ia mengatakan, "Bagaimana kalau nanti sepulang dari menghadiri undangan, Akang ke sini?". Lalu saya mengatakan, "Ada apa.?" Ia menjawab, "Ikut pelatihan." "OK. Saya katakan."

Saya kembali ke Meize Hotel Bandung sekitar pukul 13. Saya langsung SMS kawan tadi dan ia muncul dengan ID Card di dada bertuliskan paitia. Dengan senyum khas ia langsung menggamit tangan saya dan membawa ke sebuah ruangan.

Ruangan itu tidak terlalu besar. Di dalamnya ternyata padat oleh banyak peserta pelatihan. Jumlahnya sekitar 40 0rang. Saya membaca spanduknya yang bertuliskan Selamat datang Peserta Pelatihan Blogging untuk Santri.

Saya pikir ini sangat menarik. Saya sendiri banyak mendengar tentang ini sejak lama. Namun trend ini lebih banyak di kalangan mahasiswa. Sedangkan untuk kalangan santri tidak dikenal. Memang disayangkan pemisahan ini hanya membuat luka dalam masyarakat muslim.

Pelatihan ternyata sudah masuk season ke tiga. Beruntung sekali saya datang ketika acara inti dimulai. Saya langsung berbaur dengan teman-teman yang lain untuk belajar membuat blog. Ternyata mengasyikkan. 

Nampaknya saya selangkah lebih maju. Karena kebiasaan menulis selama ini sangat membantu dalam pembuatan artikel. Dalam kesempatan tersebut banyak sekali trik dan tips dibagikan oleh Kang Ujang selaku mentor tentang blog.

Waktu seakan berjalan dengan cepat. Saat bubar untuk istirahat di pukul 09.00 dalam benak saya masih banyak pertanyaan penting. Dan sampai menulis artikel ini pun saya masih bertanya-tanya apa dan bagaimana membuat blog yang bagus itu.

Malam pun tiba, saya terpaksa menginap di ruangan panitia. Maklum nama saya tidak tercantum dalam list peserta. Kawan saya mengatakan bahwa saya ini penumpang gelap. Tapi tidak mengapa malah bersyukur.

kamar yang saya tempati tipenya adalah junior Suite. Kamarnya luas dan saat itu ada 6 orang yang menghuni termasuk saya, sang penumpang gelap. kamarnya nyaman, kasur, bantal, guling lengkap, ada cermin dan TV, AC, hairdryer, kamar mandi.

Harganya saat itu saya tidak tahu. Tapi dengar-dengar harganya sekitar Rp 700.000 plus extra bed untuk saya. Baik sekali teman saya ini. Sudah ikut pelatihan gratis, menginap dan makan juga gratis. Ligkungan hotel saya nilai nyaman di tenagh udara kawasan Riau yang sejuk

Bagi anda yang ingin menginap di sini bisa datang ke Jalan Riau alias Jalan RE Martadinata. Saat itu lokasi tepatnya saya tidak tahu. Pokoknya jalan Riau. kali ini saya tampilkan dengan lengkap alamatnya di Jalan Sumbawa No.7, Merdeka, Sumur Bandung, Merdeka, Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113, Indonesia. Telepon: +62 22 4263888.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel