Skip to main content

follow us

Wisata Baru di Garut Selatan, Banyak yang Terpukau!

Sayang Heulang

Kabar tentang keberadaannya sudah tersiar ke mana-mana. Dari kejauhan sudah dapat terdengar gaung dan ketenarannya apalagi ke tempat dekat seumpama selemparan batu seperti saya. Maka di kali pertama saya menyambangi Santolo tidak ada kesempatan untuk langsung melihatnya dari dekat karena keterbatasan waktu. Maka pada hari minggu tanggal 22 Maret saya sempatkan untuk berkunjung setelah sebelumnya diminta untuk datang oleh Bapak Dani Sabila Karang Laut.

Saya berangkat tepat ke arah timur dari rumah saya di Girang Cidamar Cidaun. Tidak sendiri tentunya. Saya ajak salah seorang kawan. Hari itu tepat jam 12.11 saya melaju kencang dengan menunggangi kuda besi buatan pabrikan jepang. Walaupun cuma 100 Cc tapi karena jalananan sangat mulus dan lebar maka laju kuda dari negeri sakura terasa sangat bertenaga.



"Rim, shalatna di Jama' nya ..." kata ku pada Abdul Karim, kawan yang kuajak serta.
"Ta'khir kang ... " timpalnya.
"OK" kataku mantap

Cijengkol - Bayuning

Bila kita menggunakan rute jalan melewati Wilayah Kecamatan Cidaun kita akan melewati Bayuning (Polohok). Kenapa dinamakan Polohok karena mata kita "molohok" atau kagum karena melihat lukisan alam berada tepat di bawah kaki kita. Polohok memang tempat yang sangat tinggi hingga Samudera Hindia pun terlihat sangat jelas.

Lalu Cijengkol itu di mana ? hehehe untuk yang ini sih sebenarnya gak penting-penting amat di bahas. Namun menjadi Penting juga karena harus saya infokan bahawa tempat ini sangat nyaman. Udara sejuk dan sangat sepi sangat pas bila dibangun villa-villa peristirahatan. Maka bagi anda yang punya modal dan ingin berusaha di bidang Hospitality dan akomodasi atau perhotelan tempat ini layak untuk mendapatkan lirikan mata yang berarti. Selanjutnya pertimbangan ada dalam diri kita...

Oh ya .. kondisi jalan sangat mulus kalau lagi sepi saya sering agak kenceng bawa kuda di sekitar ini. Tapi harus hati-hati juga karena banyak si Guk-guk lewat tanpa permisi. Dan kalau kita kurang siap dan waspada bisa-bisa jatuh karena kaget, heeehe ...

Desa Karang Wangi

Setelah kita keluar dari wilayah Cidamar (ada Pantai Jayanti) kita memasuki wilayah Desa Karangwangi (ada Situs Batu Kukumung). Desa ini dibelah oleh jalan raya Lintas Jabar Selatan yang megah. Potensi pembangunan di Desa Karangwangi sangat baik dan potensial. Sumber daya alam yang kaya dengan bentang alam flora dan fauna yang beragam sangat menjanjikan. Bagi yang ingin berinvestasi Desa Karangwangi dapat dijadikan pilihan tepat.

Kenapa harus dibahas, awalnya setelah berbincang dengan kawan-kawan dari Bandung kebanyakan mereka mengkhawatirkan kondisi jalan yang terbentang sepanjang Desa Karangwangi ini. Saya berani menjamin kondisi jalan sangat baik, materialnya adalah coran beton setebal 50 cm. Silahkan buktikan sendiri.

Jembatan Cilaki nan Eksotis

Kalau anda pernah sekali saja singgah atau berjalan melewati jalur Lintas Selatan melewati Cidaun - Santolo tentunya anda akan disuguhi dengan pemandangan-peamandangan yang pantai yang unik dan indah, namun kita juga dapat menikmati pemandangan indah dan megahnya jembatan-jembatan yang menghubungkan wilayah-wilayah yang dialiari DAS (daerh aliran sungai).

Saya sering kali harus turun dari kuda mesin saya untuk ambil satu jepret dua jepret gambar. Hal itu karena tidak ingin melewatkan begitu saja pemandangan indah di depan mata. Pokoknya sangat mempesona ...


Cilaki - Puncak Guha - Ranca Buaya - Santolo - Sayang Heulang

Saya bilang SEMUANYA INDAH. seperti yang saya ungkapkan bahwa memang sepanjang jalan menuju sayang heulang sangat mengagumkan. Saya sebagai pecinta alam ciptaan Tuhan sering kali tertegun kagum di hadapan hamparan alam yang indah ini. Saya sering bilang dunia begitu luas. Banyak daerah yang belum kita singgahi, daratan dan lautan seolah membuat kita merasa jauh dari sifat sombong dan merasa besar diri di hadapan kuasa Tuhan yang menciptakan alam raya yang sangat luas ini... Tabaarakallahu ahsanal khaaliqiin ... !!!

2 Jam Tepat

Tak terasa perjalanan telah menghabiskan waktu 2 jam. Dengan diselingi pose-pose perjalanan begitu menyenangkan. Sampailah di Gerbang Sayang Heulang yang asri dan sejuk. Dibalik rimbunnya hutan bambu dan sejuknya hawa semilir angin pantai ada surga yang menanti.

SELAMAT DATANG DI SAYANG HEULANG

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar